2/23/17

Antara Keuangan dan Mutu Pendidikan

Radhian. Masalah keuangan sangat erat hubungannya dengan pembiayaan, sedangkan masalah pembiayaan itu sendiri merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan kehidupan suatu organisasi seperti halnya lembaga-lembaga pendidikan Islam. Pendidikan merupakan kunci utama sumber pembangunan ekonomi suatu negara. Adalah merupakan suatu hal yang menarik bagaimana cara negara itu membuat kebijakan tentang pembiayaan pendidikan, sehingga pendidikan tersebut dapat meningkatkan perekonomian suatu negara.

Tidak bisa dipungkiri bahwa keuangan memainkan peranan yang sangat penting dalam pendidikan. Karena dengan keuangan yang cukup, memadai dan berkesinambungan maka keberlangsungan sebuah lembaga pendidikan akan berlanggsung, hal ini tentunya harus didukung juga oleh sumber daya manusia yang mampu mengatur keuangan agar bisa digunakan secara efektif dan efisien. Tentuya disini peran seorang kepala sekolah sangat berpengaruh, kepala sekolah harus mampu menggali dan memanfaatkan sumber-sumber keuangan yang ada untuk dapat menunjang peningkatan mutu pendidikan pada lembaganya.

Kepala sekolah sebagai top leader diharapkan mampu mengalokasikan dana yang ada untuk memenuhi semua kebutuhan yang ada disekolah, misalnya untuk memenuhi kebutuhan peserta didik, biaya perawatan dan pemeliharaan sarana prasarana, gaji guru dan lain sebagainya. Dengan adanya manajemen keuangan yang baik di lembaga pendidikan islam menjadikan lebih mudah dalam memanfaatkan dana yang ada. Karena ada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Sehingga penyelewengan-penyelewengan terhadap dana dapat diminimalisi. Dan apabila semua itu dapat berjalan dengan baik makadapat meningkatkan mutu pendidikan.


Demikianlah, intinya menajemen keuangan dalam pendidikan Islam adalah menggali dana secara kreatif dan maksimal, menggunakan dana secara jujur dan terbuka, mengembangkan dana secara produktif, dan mempertanggungjawabkan dana secara objektif. Bila sikap ini benar-benar dipegangi para manajer lembaga pendidikan Islam, maka akan menghasilkan kemajuan lembaga pendidikan yang dipimpin tersebut. Persoalannya tinggal proses menunggu waktu. Wallahu a'lam

0 komentar:

Post a Comment