2/24/17

Peranan Guru dalam Pembelajaran

Radhian. Guru dalam Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen pasal 1 disebutkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan ugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah.

Semua orang yakin bahwa guru memiliki andil yang sangat besar terhadap keberhasilan pembelajaran di sekolah. Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan peserta didik untuk mewujudkan hidupnya secara optimal. Keyakinan ini muncul karena manusia adalah makhluk yang lemah, yang dalam perkembangannya membutuhkan orang lain, sejak lahir, bahkan pada saat meninggal. Semua itu menunuukkan bahwa setiap orang membutuhkan orang lain dalam perkembangannya, demikian halnya peserta didik.

Minat, bakat kemampuan dan potensi-potensi yang dimiliki oleh peserta didik idak akan berkembang secara optimal tanpa bantuan guru. Dalam kaitan ini, guru harus memperhatikan peserta didik secara individual, karena antara satu peserta didik dengan yang lain memiliki perbedaan yang sangat mendasar. Hal ini dapat kita contohkan dalam suasana pendidikan yang biasa kita liat diingka sekolah dasar, dimana dalam satu kelas biasanya kita lihat ada perkelahian antar siswa, berbuat gaduh, menangis dan masih banyak lagi contoh-contoh yang dapat kita ambil. Di sini peran guru menetukan dalam rangka untuk menciptakan suasana yang baik dan kondusif untuk perjalanan sebuah pembelaran.

Memahami uraian diatas, betapa besar jasa guru dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan para peserta didik.mereka memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk kepribadian anak, guna menyiapkan dan mengembangkan sumberdaya manusia (SDM) serta mensejahterakan masyarakat, kemajuan bangsa, dan negara. Sehingga dulu sering kita dengarkan istilah bahwa guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Dihitung dari pengabdiannya yang dicurahkan secara tulus untuk kemajuan bangsa ini dengan berkecimpung dalam dunia pendidikan

Guru harus berpacu dalam pembelajaran, dengan memberikan kemudahan belajar bagi seluruh peserta didik. Agar dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Dalam hal ini, guru harus kreatif, profesional, dan menyenangkan, dengan memposisikan diri sebagai berikut;
  • Orang tua yang penuh kasih sayang pada peserta didiknya. 
  • Teman, tempat mengadu, dan menguarakan perasaan bagi pesera didik. 
  • Fasilitator yang selalu siap memberikan kemudahan, dan melayani peserta didik sesuai minat, kemampuan dan bakatnya. 
  • Memberikan sumbangan pemikiran kepada orang tua unuk dapat mengetahui permasalahan yang dihadapi anak dan memberikan saran pemecahannya. 
  • Memupuk rasa percaya diri, berani dan bertanggung jawab. 
  • Membiasakan peserta didik untuk selalu berhubungan (bersilaurrahmi) dengan orang lain secara wajar. 
  • Mengembangkan proses sosialisasi yang wajar antarpesera didik, orang lain dan lingkungannya. 
  • Mengembangkan kreatifitas. 
  • Menjadi pembantu ketika diperlukan. 










Dafatar Rujukan
Undang-undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen
E. Mulyasa, Menjadi Guru Profesional, Bandung: P. Remaja Rosda Karya, 2005

0 komentar:

Post a Comment