3/31/17

KEBIJAKAN dan KEBIJAKSANAAN

Radhian. Kebijakan berasal dari kata bijak yang dalam KBBI mengandung dua makna, pertama, selalu menggunakan akal budinya; pandai; mahir, dan kedua, bermakna pandai bercakap-cakap; petah lidah. Kemudian kebijakan (yang mendapat tambahan awalan ke- dan akhiran -an) juga memiliki dua arti: pertama, kepandaian; kemahiran; kebijaksanaan, dan kedua, rangkaian konsep dan asas yang menjadi garis besar dan dasar rencana dalam pelaksanaan suatu pekerjaan, kepemimpinan, dan cara bertindak (tentang pemerintahan, organisasi); pernyataan cita-cita, tujuan, prinsip, atau maksud sbg garis pedoman untuk manajemen dalam usaha mencapai sasaran; garis haluan. 

Dapat disimpulkan bahwa kebijakan atau policy merupakan suatu rumusan keputusan pemerintah yang menjadi pedoman tingkah laku guna mengatasi masalah dan persoalan yang didalamnya terdapat tujuan, rencana dan program yang akan dilaksanakan. Yang dalam konteks pendidikan, kebijakan pendidikan (educational policy) sebagai suatu pertimbangan yang didasarkan atas sistem nilai dan beberapa penilaian atas faktor-faktor yang bersifat situasional, pertimbangan tersebut dijadikan sebagai dasar untuk mengoperasikan pendidikan yang bersifat melembaga. Pertimbangan tersebut merupakan perencanaan yang dijadikan sebagai pedoman untuk mengambil keputusan, agar tujuan yang bersifat melembaga bisa tercapai. Dan yang lebih spesifik kebijakan pendidikan adalah seperangkat aturan sebagai bentuk keperpihakan dari pemerintah sebagai upaya membangun satu system pendidikan sesuai dengan tujuan dan cita-cita yang diinginkan bersama.

Kemudian kebijaksanaan berasal dari kata bijaksana dalam KBBI, memiliki arti yang pertama, selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya); arif; tajam pikiran, yang kedua, pandai dan hati-hati (cermat, teliti, dsb) apabila menghadapi kesulitan. Kemudian kebijaksanaan (mendapatkan tambahan awalan ke- dan akhiran -an) ada dua arti, pertama, kepandaian menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya), kedua, kecakapan bertindak apabila menghadapi kesulitan. 

Jadi kebijaksanaan atau wisdom merupakan kecakapan untuk bertindak menggunakan akal budi secara arif, cermat dan teliti menggunakan landasan subjektif dan objektif dalam menentukan sesuatu yang berbeda dari aturan yang ada, yang dikenakan kepada seseorang atau kelompok tertentu dikarenakan adanya alasan yang dapat diterima untuk tidak memberlakukan aturan yang berlaku. Wallahu 'a'lam.

0 komentar:

Post a Comment