3/9/17

Pengelolaan Hutan

Hutan merupakan sumber daya alam yang memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan manusia baik manfaat yang dirasakan secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat langsung seperti penyediaan kayu, satwa dan hasil tambang. Sedangkan manfaat tidak langsung seperti manfaat rekreasi, perlindungan dan pengaturan tata air, dan juga pencegaha erosi.

Keberadaan hutan ditentukan pada tinggi rendahnya kesadaran manusia akan arti pentingnya hutan didalam pemanfaatan dan pengelolaan hutan. Hutan menjadi media hubungan timbal balik antara manusia dan makhluk hidup lainnya dengan faktor-faktor alam yamg terdiri dari proses ekologi dan merupakan suatu kesatuan siklus yang dapat mendukung kehidupan. Dalam rangka memperoleh manfaat yang optimal dari hutan dan kawasan hutan bagi kesejahteraan rakyat, maka pada prinsipnya semua hutan dan kawasan hutan dapat dimanfaatkan dengan tetap memperhatikan sifat, karakteristik dan kerentanannya serta tidak dibolehkan mengubah fungsi utamanya. Terjadinya bencana alam yang hampir rutin setiap tahunnya seperti banjir dan tanah longsor serta pergeseran musim diperkirakan disebabkan oleh tidak mencukupinya luas hutan yang dipersyaratkan untuk mendukung kehidupan manusia.

Perkembangan pembangunan kehutanan menuntut untuk memperhatikan dan memperhitungkan keberadaan hutan rakyat, hal ini berkaitan dengan semakin terasanya kekurangan hasil kayu dari kawasan hutan negara, baik hasil kayu pertukangan, kayu industri, maupun kayu bakar. Selain itu pembangunan hutan rakyat juga berfungsi untuk menanggulangi lahan kritis, konversi lahan, perlindungan hutan disamping sebagai salah satu upaya pengantasan kemiskinan dengan memberdayakan masyarakat setempat.

Keinginan masyarakat untuk menanam tanaman hutan dan jenis tanaman serbaguna dalam bernagai upaya rehabilitasi hutan sangat dibatasi oleh ketidakmampuan mereka untuk memperoleh bibit berkualitas, baik dari segi ketrampilan maupun dari segi daya beli. Sebagai akibatnya, masyarakat cenderung menanam tanamam hutan dan jenis tananam serbaguna dari biji atau benih alasan yang mereka peroleh dari tanaman yang telah ada sebelumnya tanpa memperhatikan mutu benih dan bibit tersebut. Dengan demikian tanaman tersebut akan memerlukan waktu lebih panjang untuk berproduksi dan apabila berproduksi kualitas dan kuantitas hasilnya kurang memuaskan.

0 komentar:

Post a Comment