3/7/17

Posone Uler vs Posone Ulo

Radhian. "Poso o Koyo Posone Uler Ojo Poso Koyo Poso ne Ulo". (Kyai)

Achivment and Motivation. Poso atau puasa disini artinya menahan diri atau topo broto menahan diri dari segala hal yang biasa dikerjakan dan dilakukan untuk mendapatkan apa yang menjadi tujuannya.

Uler atau ulat berpuasa dengan menahan diri tidak bergerak dan tidak makan untuk merubah dirinya menjadi kepompong selama waktu tertentu antara 14 samapi 20 hari kemudian berubah menjadi kupu-kupu (berhasil dalam berpuasa). Ulat berpuasa tidak hanya merubah bentuk fisiknya saja untuk menjadi seekor kupu-kupu tetapi juga tabiatnya "tujuan puasa yang sesungguhnya"- ketika masih berbentuk ulat, sebagai hewan yang terlihat menjijikan dan perusak tanaman, tetapi ketika sudah menjadi kupu-kupu, jadilah seekor binatang yang dicintai, indah dilihat, makanannya dengan menghisap madu bunga yang sekaligus dapat membantu proses pembuahaan tumbuhan, untuk mempertemukan putik dengan benang sari.

Lain halnya dengan ulo atau ular, ular berbuasa topo broto menahan diri dengan bersembunyi dan kadang juga tidak makan dalam jangka waktu tertentu antara 7 sampai 10 hari untuk merubah atau melepas kulitnya dan mengganti kulit yang baru, atau istilah jawanya "nglungsumi" atau ngenomi. Perubahan yang terjadi pada ular hanya terdapat pada fisiknya saja yang tampak lebih muda lagi dari sebelumnya tetapi tidak.diiringi dengan tabiat asalnya, yang asalnya ular sebagi predator tetaplah predator yang membahayakan dan merusak.

Peristiwa diatas mengajarkan kepada kita sebagai manusia untuk mengambil makna, yang dapat dijadikan nasehat dan ibroh, bahwa sebenarnya puasa jangan hanya dijadikan sebatas rutinitas semata tetapi ada perubahan yang ada baik dari sifat, sikap, tabiat dan perilaku untuk senantiasa lebih baik. 

(baca juga : Nebah Dodo)

Dan ungkapan "poso o koyo posone uler ojo poso koyo posone ulo" adalah perumpamaan yang mengajarkan kepada manusai yang memiliki akal pikiran perasan dan hati yang memiliki kwajiban berpuasa (untuk muslim) harusnya ada perubahan dan perkembangan tabiat, sifat dan sikap.yang lebih baik yang harusnya ada bedanya orang yang mau berpuasa dan tidak berpuasa. Allah dalam firmannya pun juga sudah menjelaskan dengan gamblang bahwa orang muslim diwajibkan berpuasa supaya menjadi orang yang bertakwa. Wallahu a'lam

0 komentar:

Post a Comment