10/26/17

Administrasi dan Manajemen Pendidikan


Dalam konteks pendidikan, pengelolaan pendidikan juga termasuk hal yang sangat urgen untuk diperhatikan. Pendidikan jika tidak dikelola dengan baik maka tujuan dari pendidikan itu sendiri tidak akan tercapai, alih-alih tujuan proses pelaksanaannya pun akan tidak tertata alias ambruadul.

Mengelola pendidikan memang bukan perkara yang mudah namun juga bukan perkara yang gak ada ilmunya. Artinya bahwa mengelola pendidikan itu ada ilmunya atau ada cara-caranya yang telah diatr secara teratur dan sitematis. Dengan mempelajari ilmunya tersebut, dipastikan seorang akan mampu melaksanakan tugas sebagai pengelola pendidikan.

Diantara hal tersebutlah yang mendasari munculnya pengetahuan tentang administrasi dan manajemen pendidikan. Dalam konteks perkuliahan, materi-materi tersebut diberikan untuk memberi bekal kepada para mahasiswa yang disiapakan untuk menjadi pendidik atau guru, dimana salah satu tugasnya adalah mengelola pendidikan, baik institusi maupun proses pembelajarannya. 

(lihat juga : Teaching Document)

Hal-hal yang berkaitan dengan materi administrasi dan manajemen pendidikan diantara diangkat dalam tema-tema berikut :
Konsep Dasar Administrasi dan Manajemen Pendidikan, point ini memberikan penjelasan tentang makna dari manajemen dan administrasi, serta perbedaan dan persamaan keduanya. Tidak ketinggalan juga diungkap tentang manfaat dan tujuannya serta ruang lingkupnya. Kemudian hal-hal tersebut dikaitkan atau dikontekskan dalam ranah pendidikan.

Fungsi-fungsi Administrasi/Manajemen Pendidikanmemberikan diskripsi tentang berbagai macam fungsi admininstrasi/manajemen yang dikemukanan oleh para tokoh. Dan dari berbagai fungsi yang diutarakan para tokoh setidaknya dapat disederhanakan fungsi administrasi/manajemen menjadi 4 yaitu, perencanaan, pengorganisasian, penggerakan/pelaksanaan dan pengawasan. Dengan menyederhanakan fungsi-fungsi tersebut menjadi 4 bukan berarti mengabaikan fungsi-fungsi yang lainya tetapi pada dasarnya menggabung prinsip-prinsip yang lain ke dalam 4 prinsip tersebut.

Organisasi Pendidikanorganisasi adalah sebuah wadah atau tempat yang berfungsi untuk interaksi antar anggota organisasi dalam rangkan melaksanakan fungsi-fungsi administrasi/manajemen demi mencapai tujuan yang diharapkan. Lembaga pendidikan menrupakan bentuk dari organisasi pendidikan.

Kepemimpinan Pendidikankepemimpinan adalah upaya untuk menggerakkan orang lain agar mau bekerjasama untuk mencapai tujuan. Kepala sekolah/madrasah merupakan perwujudan dari kepemimpinan pendidikan, yang mana kepala sekolah memiliki dua fungsi yang melekat yaitu sebagai pemimpin formal dan sebagai pengelola pendidikan di sekolah/madrasah. Tidak ketinggalan juga dalam point ini dibahas tentang konsep kepemimpinan, tipe/gaya, karakteristik dan jenis kepemimpinan.

Supervisi Pendidikansuatu wujud dari pembinaan yang dilakukan oleh atasan kepada bawahannya dalam rangka meningkatkan kinerja. Dalam pembahasan supervisi pendidikan akan diungkap tentang makna, tujuan, manfaat, pendekatan, jenis dan hal-hal lain yang berkaitan dengan supervisi pendidikan. Harapannya dengan adanya supervisi pendidikan akan tercipta peningkatan mutu pendidikan yang ditandai dengan peningkatan prestasi belajar peserta didik mamupun peningkatan kinerja pengelolaan pendidikan.

Manajemen Berbasis Sekolah/Madrasahbagian ini merupakan gambaran tentang bentuk, formula atau sistem pengelolaa pendidikan di tingkat sekolah atau fokus pada sekolah. Lebih jauh dalam point ini akan dibahas tentang konsep, karakteristis, prinsip, tujuan, manfaat maupun komponen-komponen manajemen sekolah yang dikelola dengan sistem manajemen berbasis sekolah.

Manajemen Kurikulum dan Program Pembelajaran, pembahasan ini berisi tentang hal-hal yang berkaitan dengan kurikulum dan pengembangan kurikulum serta bentuk-bentuk dokumen administrasinya. Serta tidak ketinggalan tentang strategi pembeajaran yang tepat untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Manajemen Kesiswaan/Peserta Didik, adalah bentuk pengelolaan peserta didik mulai dari perekrutan sampai dengan peserta didik menjadi alumni. Pembahasan ini akan banyak membahas tentang persiapan rekrutmen, pelayanan peserta didik, pembinaan peserta didik sampai pada hal-hal yang berkaitan dengan peserta didik setelah menjadi alumni.

Manajemen Personalia/SDM, pembahasan ini akan mendiskripsikan siapa personalia pendidikan (sumber daya manusia pendidikan), syarat, kriteria, tugas dan tanggung jawabnya sampai pada kompetensi-kompetensi apa saja yang harus dimiliki.

Manajemen Pembiayaan/Keuangan Pendidikandalam point ini akan dibahas tentang pembiayaan dan pembiayaan pendidikan, komponen yang bertanggung jawab, sumber-sumber pembiayaan, RAPBS, penatausahaan keuangan, pengawasan dan pemeriksaan keuangan.

Manajemen Sarana dan Prasarana Pendidikan, pembahasan ini akan dimulai dari pengertian, perencanaan, pengedaan, pencatatan, inventarisir, pendistribusian, perawatan sampai pada tahapan penghapusan.

Manajemen Hubungan Masyarakat, hal ini merupakan sebuah upaya untuk membangun dan meningkatkan pertisipasi masyarakat terhadap pendidikan. Jadi yang akan dibahas dalam hal ini erat kaitannya dengan public relation.

Tidak lengkap kiranya jika dalam mempelajari sesuatu itu tidak dilakukan evaluasi atau ujian, yang mana tujuan utamanya adalah untuk melihat ketercapaian kompetensi yang telah ditetapkan dan daya serap terhadap materi. Tambahan untuk menguatkan pemahaman dapat dilihat beberapa contoh-contoh soal berikut ini :
Persoalan Kedua.

0 komentar:

Post a Comment