11/3/17

Bentuk Penilaian dalam Sistem Pendidikan Nasional

Mencermati Kebijakan Pelaksanaan UNBK
"Sistem penilaian pendidikan merupakan satu kesatuan bentuk evaluasi yang diberlakukan disektor pendidikan. Penilaian difungsikan untuk melihat dan mengukur tingkat keberhasilan proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik, yang mana di Indonesia penilaian tersebut dapat dilakukan oleh pendidik, satuan pendidikan dan pemerintah. Penilaian yang dilakukan oleh pemerintah berbentuk ujian nasional yang difungsikan untuk mengukur tingkat kompetensi peserta didik secara nasional, yang dilakuakan dengan berbasis pensil dan kertas serta berbasis computer. Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK suatu bentuk ujian nasional yang beru diberlakukan dalam sistem pendidikan nasional, sehingga keberadaannya perlu untuk dilihat sejauh mana efektifitasnya baik dari segi pelaksanaan, hasil, dampak serta kebijkannnya"

Penilaian pendidikan yang merupakan bagian dari komponen sistem pendidikan nasional tidak bisa diabaikan perannya begitu saja. Dalam rangka mencapai tujuan dan mutu pendidikan perlunya sebuah penilaian. Penilaian pendidikan bagian dari evaluasi pendidikan terhadap hasil belajar peserta didik. Penilaian merupakan sebuah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik. Dimana kegiatan tersebut lebih mengarah kepada proses pelaksanaan pendidikan untuk mengukur kompetensi peserta didik dalam mengikuti kegiatan dan setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dan pendidikan.

Ruang lingkup penilaian pendidikan terbagi atas 3 yaitu penilaian hasil belajar oleh pendidik; penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan; dan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. Penialain hasil belajar oleh pemerintah berbentuk Ujian Nasional. Ujian Nasional merupakan bentuk kegiatan pengukuran capaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran tertentu secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan, dan maksud dari kegiatan tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan; pertimbangan seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya; dan pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upayanya untuk meningkatkan mutu pendidikan

Seiring perkembangan pengetahuan dan tekhnologi serta untuk meningkatkan kualitas dan kridibelitas Ujian Nasional diterapkannya Ujian Nasional Berbasis Komputer atau UNBK. Dalam prosesnya UNBK melibatkan 3 aparatur yang memiliki tugas dan perannya masing-masing, yaitu proctor, tehknisi dan pengawas.


Kebijakan UNBK yang sifatnya masih muda, secara internal dengan kekuatan yang ada padanya tapi juga masih memiliki kelemahan-kelemahan masih perlu untuk disempurnakan dan dikuatkan supaya kelemahan dapat diminimalisir sedemikian rupa, untuk mewujudkan UNBK yang benar-benar layak untuk terus digunakan sebagai bentuk Ujian Nasional. Dan yang tidak kalah penting ancaman dari luar yang akan terus mengintai dan mencari-cari kelemahan UNBK untuk dimanfaatkan untuk kecurangan sebagai kepentingan sesaat dan bisnis yang tidak dibenarkan, maka dari itu segenap peluang harus ditangkap dan dimanfaatkan untuk menangkal ancaman.

Besar harapan UNBK yang sudah menjadi bagian dari sistem pendidikan nasional, kedepannya dapat dikelola dengan baik dan terus dikembangkan dan disempurnakan guna mewujudkan kualitas Ujian Nasional, kompetensi lulusan, mutu pendidikan dan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan yang dikelola satuan pendidikan. Semua komponen harus bahu membahu mendukung sekaligus mengawasi kebijakan UNBK selama proses tersebut berjalan.


0 komentar:

Post a Comment