Bilik Desinfektan Virus Corona Telah Ada Dimana-mana, Ampuhkah?

masfery.com - Mewabahnya virus corona di seluruh dunia semenjak Desember 2019 hingga merambah ke bumi nusantara pada tanggal 2 Maret 2020 silam membuat WHO menjadikan virus ini sebagai pendemi. Cepatnya penyebaran virus ini dimula dari orang ke orang, percikan bersin dari mereka yang terinfeksi baik yang menunjukkan gejala ataupun tidak, serta dari sentuhan ke mulut, hidung dan mata. Oleh karena itu banyak pihak yang berupaya melakukan terobosan terobosan baru untuk menekan penyebaran yang begitu cepat ini, seperti diantaranya yakni membuat sebuah bilik desinfektan untuk mensterilisasikan orang orang dalam pantauan ODP yang berasal dari wilayah terdampak pendemi corona.

Bilik Desinfektan, Sterilisasi


Bilik desinfektan ini merupakan terobosan baru dari kreativitas khas anak Indonesia yang mana cara kerjanya memanfaatkan kipas angin yang dialiri dengan cairan desinfektan sehingga cairan tadi berhembus berubah menjadi percikan air. Percikan air ini dilakukan di dalam sebuah bilik yang dirancang sedemikian rupa, sangat sederhana sekali bahkan tembus pandang. Saat di dalamnya masyarakat hanya perlu merentangkan tangannya sambil berputar putar sebanyak dua kali, lalu agak sedīkit jongkok. Hal tersebut dilakúkan agar hembusan percikan cairan desinfektan dapat rata mengenai semua bagian tubuh orang tersebut.

Selanjutnya, orang tersebut pun dapat melanjutkan aktivitas di dalam ruang ataupun di luar ruang. Biasanya bilik desinfektan ini banyak di gunakan di perkantoran saat ini yang berorientasi ke pelayanan publik. Mereka meletakkannya di luar ruangan persis di depan pintu masuk utama. Seringkali para pegawai kantoran tersebut mengingatkan untuk mereka yang berasal dari luar baik itu tamu ataupun pegawai kantoran tersebut harus melewati bilik sterilisasi tersebut agar mata rantai virus ini terputus disaat mereka masuk ke dalam kantor.

Mungkin baru baru ini anda telah mendengar beberapa quote di medsos yang entah dapat sumber darimana, mengatakan bahwa sebenarnya menyemprotkan cairan desinfektan ke tubuh manusia sebenarnya cukup beresiko, apalagi terkadang bila kita sering keluar masuk gedung perkantoran yang memiliki bilik desinfektan ini, maka lama kelamaan baju, celana, dan sepatu yang dikenakan oleh orang tersebut akan basah dan bila kering justru akan memunculkan bau yang tdak sedap, dikarenakan kandungan cairan desinfekfan tersebut.

Kemudian juga, para aparatur negara kini mulai menerapkan penyemprotan cairan desinfektan ke semua titik jalan atau wilayah yang banyak dilalui oleh banyak orang. Terkadang metode penyemprotan yang dilakukan oleh mereka cukup dinilai berlebihan, hampir hampir mengenai para pengendara sepeda bermotor, tukang yang berjualan di pinggir jalan, orang yang kebetulan melewati jalan tersebut, serta mengganggu kendaraan lain yang melintas. Namun para aparatur tersebut pun pastinya berpikir bahwa penyemprotan secara massal tersebut mampu menyentuh setiap titik jalan yang dilewati.

Bagaimana pun juga apapun kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah pastinya akan adapro dan kontra, berbuat baik pun belum tentu dibalas atau direspon dengan kebaikan pula. Untung saja pemerintah tetap pada pendiriannya dan tanpa terpengaruh pada respon negatif tersebut, kami yakin bahwa apapun anjuran pemerintah mengandung kebaikan bagi masyarakat semuanya. Sekian penjelasan kami, terima kasih.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel